October 7th 2010- What can i do?

Melihat dari jauh..

memandangny diam-diam..

hanya diam..

Tak berani menegurnya

Tak berani tersenyum padanya

Tak berani berdekatan dengannya..

Karena kejauhannyalah,

merasa nyaman, merasa aman, terasa menyenangkan

Kedekatannya..

merasa kikuk, merasa malu, merasa canggung..

meski menyenangkan namun juga menydihkan..

Tak keberatan, tak menolak dengan keadaan sekarang..

Tak ada alasan untuk keberatan

Tak ada alasan untuk menolak

Hanya bisa menerima..

” Apa yang kulakukan? memandangnya dari jauh..

Untuk apa aku melakukan semua ini? agar dapat melihatnya

Apa yang ku dapat setelah melihatnya? kebahagiaan.. ”

Aku hanya seorang pengecut,

pengecut yang bahagia,

bahagia akan sikap kepengecutannya,

sikap kepengecutan yang dibanggakan..

Aku hanya pengecut, yang buta akan asmara..

          That day, i sat with long chair, in front of class. I asked my friend..

” hey, please asked to him. Where is *****? is he have to go to home? ”

and my friend said…

” No! For what? if i asked that to him, what will you do? just look him for far place? doesn’t give you anything..”

I just heard her. no comment. =____=

and then, what can i do??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s