Unforgettable Sunday~

well well well

Hari minggu ini bener-bener gak bisa dilupakan, dan bener-bener berkesan banget (halah, gak efektif) dalah hidupku. Hadeeeh, hiperbola.😛

Pagi minggu ini,  hari-hariku sudah disambut hangat oleh cuaca yang sangat bagus. Langit bewarna abu-abu, nyaris tidak ada seberkah warnah biru terang sama sekali, Udara yang kelewat sejuk, lalu tiba-tiba, air hujan ikut menyambut pagiku ini.

==’

rencana untuk pergi main pun, sempat hampir, sangat hampir gagal. Karena hal-hal yang aku  sebut diatas sukses membuat mood orang menjadi malas ngapa-ngapain. Pokoknya, maunya di rumaaaaah aja. . Tapi, bukan Ruri namanya kalo cuaca gini doank, langsung lemes.😛

dengan semangat 45, kukayuh sepeda mini milik adekku, ke rumah temanku di dekat SMPku dulu. Yaaah, cukup memakan waktu, mengingat sepeda itu sangat mini dan rapuh. Meskipun sudah mengayuh sekuat dan secepat yang kubisa, tetap saja hanya bergerak sedikit. Benar-benar olahraga yang baik untuk betis kita.

Setelah sampai di rumah teman yang kumaksud itu, Aku hanya berniat menitipkan sepeda, karena sebenarnya, aku akan pergi ke tempat lain. Tidak dengan sepeda tentunya. aku jalan menuju terminal. Disana, sebuah bus kota telah menungguku. tapi, aku tidak naik bus itu, aku lebih memilih ojek karena berbaga faktor:

1. Lebih cepat sampai, karena motor lebih lincah dibanding mobil, bus, atau truk. ==’

2. 10.000 untuk jarak sejauh itu, benar-benar harga yang fantastis.

3. aku memang lebih suka naik motor dari pada naik mobil.

Seorang temanku akhirnya datang juga, dan lalu kita mengambil langkah seribu ke si tukang ojek. Dan benar! dengan 10.000 kita bisa sampai ke tempat yang kita tuju hanya dengan 25 menit saja. Bayangkan kalau dengan BUS. helllooow? sampainya tahun depan kale??

Di tempat itu kita latihan..latihan..latihan.. sampai benar-benar lelah. Lalu aku ingat pesan Ayahku. “Harus pulang jam 2, gak boleh lebih” . saat kulihat jam, jam di handphone ku sudah menunjukkan angka je 2 kurang 20 menit. Langsung ngacir pulang, tentunya dengan temanku itu.

Saat oulang, kami berdua ingin naik ojek lagi, agar cepat sampai tentunya. Tapi, beruntungnya, tidak ada ojek satupun disana. Yang bertebarang hanyalah becak, taxi, dan BUS. Oh, God! Tiba-tiba, temanku itu berkata padaku..

“Gimana naik taxi??”

What?! TAXI, Mahal dong! Tapi setelah berunding kesana kemari, kami sepakat untuk bertanya tentang harganya dulu pada si pak supir. Dah setelah menawar kesana kemari, kami dapet harga fantastis. haha hanya 25,ooo untuk perjalanan yang sama. Murah, mengingat kami naik TAXI sekarang.

Di perjalanan dalam taxi, aku berpikir..

“Gila, sok kaya banget aku, naik-naik TAXI segala. Bisa nyari duit aja belum. hadeeeeeh.. pengalaman-pengalaman.. “

Sampai di terminal, ups! HUJAN turun DERAS. tapi kami tidak takut dengan hujan itu, dengan percaya diri, kami berlari ke rumah teman kamu -tempat aku menitipkan sepedaku tadi-. benar-benar seperti di film India saja.

Sesampainya disana, aku segera tancap gas -dengan sepeda- ke rumah. Dah, Oh, sungguh beruntung! Rantai sepedaku copot di tengah jalan. alhasil, selain kehujanan, rambut basah, jaket basah, kakiku juga pegel-pegel karena berganti fungsi sebagai tenaga gerak bagi sepeda mungil itu.

Dan berkat semangat 45-ku yang masih berkobar sedari tadi, akhirnya sampai juga di rumah. Perasaanku sudah was-was karena bakal dimarahi karena pulang telat. Tapi ternyata…

” Ayo, semua berangkat sekarang?” tanya Ayahku pada adekku yang pertama dan yang paling terakhir.

” OK!” jawab mereka.

“LHO?LHHO??” sahutku terkejut, lalu melepas jaketku yang sudah basah sebasah-basahnya.

“kenapa?”

“Pada mau kemana???” tanyaku masih dengan muka terkejutku yang mirip Jessica Jung-SNSD (ngimpi)

“mau ke INDOGRASIR sama TOKO BUKU. mau ikut?” jawab si babe santai.

WHAT?! tau gitu aku gak usah pulang aja! Udah capek-capek, hujan-hujan, jiiiaaaah, malah di tinggal maen. Hello??

==’

Nah, itu dia, hari mingguku yang super duper capek, tapi mengasyikkan. Tapi gak asyik lagi di bagian akhir. Dan akhirnya, aku habiskan waktuku di rumah-dengan kesendirian- dengan menonton TV.

well, I think, that’s all for me. Just wait for the next story. haha.. enjoy your night. Au revoir!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s